" nama ustad " : " < b > ust . ahmad sarwat , lc . , ma < / b > " , " judul " : " < h3 > kredit emas bagai solusi , boleh ? < / h3 > " , " isi " :[ " assalamu alaikum wr . wb . " , " saya ingin tanya tentang kredit emas . saya pikir ini bisa jadi salah satu solusi bagi orang - orang yang butuh uang tapi ingin hindar riba , dan saya lihat sudah ada beberapa orang yang laku . pihak yang butuh uang aju kredit emas - misal 10 gram - dengan harga dua kali lipat dari harga emas tunai , dan bayar misal lama 10 bulan . telah dapat emas 10 gram sebut , emas itu jual kembali di toko emas sehingga dia dapat uang tunai yang dia butuh . namun ada orang yang kata bahwa cara ini hanya bentuk ' akal ' sistem riba , dan hukum sama saja dengan riba seperti orang - orang yahudi yang akal larang hari sabat . padahal saya pikir ada beda , misal ketika tempo panjang karena tidak mampu bayar , tidak ada tambah bunga dan harga tetap sesuai harga awal . saya mohon jelas dari ustadz tentang masalah ini . terima kasih . " , " assalamu alaikum wr . wb . " ] , " jawaban0 " :[ ] , " jawaban1 " :[ " fri 21 july 2006 03 :36  " , "  17 . 450 views  n " , " n " , " n " , " assalamu alaikum wr . wb . " , " saya ingin tanya tentang kredit emas . saya pikir ini bisa jadi salah satu solusi bagi orang - orang yang butuh uang tapi ingin hindar riba , dan saya lihat sudah ada beberapa orang yang laku . pihak yang butuh uang aju kredit emas - misal 10 gram - dengan harga dua kali lipat dari harga emas tunai , dan bayar misal lama 10 bulan . telah dapat emas 10 gram sebut , emas itu jual kembali di toko emas sehingga dia dapat uang tunai yang dia butuh . namun ada orang yang kata bahwa cara ini hanya bentuk ' akal ' sistem riba , dan hukum sama saja dengan riba seperti orang - orang yahudi yang akal larang hari sabat . padahal saya pikir ada beda , misal ketika tempo panjang karena tidak mampu bayar , tidak ada tambah bunga dan harga tetap sesuai harga awal . saya mohon jelas dari ustadz tentang masalah ini . terima kasih . " , " assalamu alaikum wr . wb . " , " n " , " ketika allah swt haram riba " , " , maka yang maksud adalah haram tukar emas dengan emas dan haram tukar perak dengan perak dengan nilai yang tidak banding . bisa jadi hal itu karena beda waktu bayar atau hal lain . dalil adalah sabda beliau saw : " , " ( hr bukhari dan muslim ) " , " ( hr muslim ) " , " masuk yang haram untuk tukar dengan timbang yang beda adalah makan . bagaimana sabda beliau saw : " , " ( hrmuslim ) " , " sehingga dari dalil - dalil di atas jelas sekali haram kredit emas . yaitu seperti praktek yang anda sebut itu . " , " benar ketika kita kata haram sewa atau kredit uang , pada dasar juga rupa haram atas kredit emas juga . mengapa ? " , " uang itu pada dasar adalah emas dan emas adalah uang . betul saja di zaman sekarang ini orang - orang gun kertas cetak resmi yang keluar oleh bank pusat masing - masing negara . tapi pada hakikat uang - uang itu adalah ' wakil ' dari emas yang milik oleh suatu negara . " , " karena hitung teknis dan praktis , maka emas - emas yang dulu jadi alat tukar dalam tiap jual beli , duduk ganti dengan kertas - kertas itu di zaman sekarang . dan benar , tidak uang kertas yang edar itu wakil jumlah cadang emas yang simpan di suatu tempat tentu . " , " sayang , dengan sistem ekonomi kapitalis yang rusak , negara seringkali cetak uang mau , tanpa perhati imbang dengan jumlah cadang emas yang milik . sehingga seringkali jadi inflasi , di mana nilai tukar suatu mata uang merosot dan nyaris tidak punya nilai lagi . " , " namun lepas dari bobrok itu , yang jelas emas adalah uang yang fungsi bagai alat untuk jual - beli . karena itu itu ide untuk sewa atau kredit emas agar hindar dari riba , justru tidak boleh . sebab sejak dulu memang sudah haram . maksud , ketika dahulu allah swt haram sewa atau pinjam uang dengan bayar yang lebih , yang haram adalah sewa emas atau perak . sebab di masa itu , yang maksud dengan uang adalah emas atau perak . " , " sejak zaman dahulu bangsa - bangsa di dunia telah guna emas untuk jual - beli . mereka belum punya mata uang sendiri yang nilai naik turun di lantai bursa seperti di zaman sekarang . tapi seluruh dunia kenal alat tukar universal yang aku oleh semua adab manusia , yaitu emas dan perak . " , " cukup timbang berat saja , tidak perlu ribut nilai kurs . lagi pula tidak ada pengaruh antara yang nilai emas sebut dengan tulis atau gambar yang ada di tiap keping uang emas itu . bahkan boleh bilang , tiap lurah bisa cetak uang sendiri sesuai dengan gambar wajah . tapi orang tidak peduli , sebab yang jadi ukur bukan tulis atau gambar , tapi yang penting berat keping uang emas itu . " , " uang emas sering sebut dengan dinar , sedang uang perak sering sebut dirham . bangsa romawi guna dinar bagai alat tukar sedang bangsa sia guna dirham . bangsa arab yang ada di tengah - tengah dua imperium itu , justru kenal dua . "
